-->

Thursday, July 27, 2017

sudah halal
Pasangan Halal

Sebenarnya judul diatas terlihat "ndeso" jika dibandingkan dengan gaya anak sma zaman sekarang, suka atau tidak, pergaulan remaja jaman sekarang sudah melenceng terlalu jauh dari adat budaya Indonesia yang kental dengan nuansa timur-nya. Indonesia sudah kebarat-baratan, ya seperti itulah kenyataannya.

Tapi, perlu diketahui, bukan maksud hati menghujat mereka yang pacaran atau menjalin kasih sebelum menikah karena itu merupakan hak masing-masing dan akan dipertanggungjawabkan kelak di hari kemudian. Mungkin, seikat mawar dan segenggam coklat masih menjadi salah satu bukti cinta yang bisa meluluhkan hati wanita.

Tapi, tidak semua wanita hanya mengharapkan seikat mawar atau pun segenggam coklat. Wanita juga membutuhkan sebuah kepastian yang diikat dalam sebuah hubungan yang halal dengan kata sah. Bila kamu mencintai seorang wanita, sukai dan sayangi dia dengan cara yang tepat, sentuh lah hatinya bukan tubuhnya, curi perhatiannya bukan kehormatannya dan buat dia bahagia dengan jalan yang benar dan cara yang halal.

Mungkin sebagian cewek sangat senang jika dipanggil sayang, cinta, bebz atau apapun itu panggilannya yang bertujuan untuk sebutan sebagai pasangan kekasih yang belum halal. Apakah kamu yakin jika dia adalah jodohmu? Apa kamu yakin doi pasangan kamu kelak? Bagaimana jika dia bukan pasangan kamu kelak?
Berani Katakan Sayang Maka Harus Berani Halalin Juga
Seharusnya, kamu bangga jika cowokmu mengajak kamu ke KUA sehingga panggilannya sayang kalian sudah terikat dengan hubungan yang halal dan sah. Kalau sudah sah, apalagi? Mau ngapain juga kalian bebas, kalau belum halal jangan coba-coba.

Kekasih Halal
Lebih Indah Apabila Sudah Halal

Memang benar pacaran adalah suatu proses untuk mengetahui lebih dalam calon pasangan kamu, entah itu hobinya, sikapnya, bahasanya yang jelas pacaran memanglah hal yang wajar apabila memang tujuan kamu seperti itu, namun harus kita sadari terkadang dalam konteks pacaran itu tidak semua berjalan lancar tanpa ada hambatan, akan ada saatnya dimana kalian bisa saling menyakiti, bisa saling membenci bahkan saling mencaci jika diantara kalian sudah tidak menemukan kata cocok lagi.
Pacaran Itu Tidak Perlu
Terus kalau sudah yakin harus bagaimana? Bagi kamu yang sudah yakin dengan pilihan hatimu, kamu tak perlu pacaran. Cukup datangi orang tuanya dan beritahukan mereka jika kamu mencintainya lalu proses taaruf, jika sudah cocok langsung pinang saja. Bukankah pacaran setelah menikah lebih indah?

Bagi kamu yang membahagiakan pacarmu dengan cara memberikan hadiah baik berupa coklat, mawar atau apapun itu yang melambangkan keromantisan. Percayalah, sebenarnya dia lebih membutuhkan sebuah akad pernikahan dan bahagianya akan bertambah seribu kali lipat.
Bahagiakan Dia Dengan Akad Pernikahan
Percayalah bahwa kehidupan setelah menikah itu lebih indah dibandingkan pacaran, susah maupun senang atau suka maupun duka kalian lebih berasa berbaginya. Sudah tidak perlu lagi ada "jaim jaiman" dalam hubungan kalian.

Kehidupan Setelah Menikah Itu Lebih Bahagia
Bahagia Setelah Menikah

Jika kamu tidak bisa membahagiakannya, minimal jangan menyakitinya karena wanita memiliki hati yang lembut dan gampang terluka. Jangan sampai air matanya membasahi pipinya dan juga kamu memberikan janji-janji yang manis karena belum tentu kamu bisa tepati.
Jangan Sakiti Dia
Berbuatlah apa adanya, karena keindahan dalam sebuah hubungan adalah saling menutupi dan melengkapi kekurangan masing-masing, bukan saling menonjolkan ego kalian masing-masing. Selalu ingatlah bahwa dia yang akan merawatmu ketika sakit, membantumu ketika kamu susah.

Jangan sakiti dia, Ingatlah Ibu kamu
Sayangi Dia Seperti Kamu Menyayangi Ibumu

Jangan lah memperlakukan dia secara tidak sopan baik perbuatan maupun perkataan karena memang dia tak pantas untuk diperlakukan dengan demikian. Kamu harus memperlakukan dia dengan istimewa, bukankah kamu ingin dia bahagia? Seperti itu bukan arti mencintai?
Perlakukan Dia Dengan Baik
Bukankah bahagianya akan menjadi bahagiamu juga? Setidaknya, jika kamu tak bisa membahagiakannya, minimal jangan sampai membuat hatinya terluka. Karena lebih baik mengalah demi kebahagiaan daripada mementingkan ego sendiri, tak perlu perfeksionis karena kesempurnaan itu milik Alloh SWT.

Semoga kalian bahagia dalam satu ikatan yang halal